Rabu, 20 Januari 2010

Diagnosa Nyeri Punggung


Diagnosa Nyeri Punggung

Posted by: Asiatronik

nyeri punggung

Tahukah Anda bahwa ada banyak dokter yang melewatkan area tertentu yang sebenarnya dapat membantu proses penyembuhan ? Tahukah Anda bahwa nyeri punggung sudah umum diderita orang, tapi ada banyak dokter yang gagal mengetahui penyebabnya? Alasannya, sebagian besar dokter punya sedikit pengalaman dalam sistem penyembuhan. Sebagian besar dokter cenderung langsung meresepkan obat-obatan dan mencari jawaban, yang seringkali sudah ada di depan mata mereka. Jangan salah, dokter yang baik ahli dalam berbagai hal, tapi pengetahuan mereka mengenai ruas tulang belakang, sistem syaraf pusat, dan sebagainya, sangat kurang. Karenanya, mereka tidak dapat mengetahui bahwa sebagian besar penyebab nyeri punggung adalah adanya pergeseran tulang atau tulang punggung. Selain itu, tentu ada penyakit yang juga dapat menyebabkan nyeri punggung. Duduk terlalu lama, kurang latihan peregangan tubuh, dll. juga menyebabkan nyeri punggung bagian bawah.

Jika nyeri punggungnya serius, seringkali akan tampak di hasil MRI atau CT scan. Sinar-X juga akan menampilkan kondisi tulang belakang, tapi karena dokter memeriksa semua area, kecuali deretan tulang dan syaraf, dalam banyak kasus sinar-X hanya akan menampilkan apa yang ingin diperiksa oleh dokter. Ini terjadi pada banyak orang, termasuk saya sendiri. Seorang ahli analisa tulang dan tulang belakang adalah orang yang patut Anda kunjungi bila Anda menderita nyeri punggung kronis.

Skiatika adalah salah satu tipe nyeri punggung. Masalah punggung ini dapat diduga sebagai 'slipped disc' dalam beberapa kasus. Rasa nyerinya sering menantang dokter dalam melakukan diagnosa karena nyeri yang tajam, seperti tersetrum, dan menyakitkan yang dimulai dari tulang belakang lalu menjalar sampai ke kaki. Terkadang rasa nyerinya hanya timbul sebentar-sebentar, tapi di lain waktu rasa nyerinya bisa jadi kronis. Dalam beberapa hal, seringkali harus melibatkan pembedahan untuk menghilangkan nyerinya. Menurut beberapa ahli, skiatika adalah salah satu nyeri punggung terburuk yang diderita seseorang karena bahkan saat nyerinya masih ringan, untuk sekedar membungkukkan badan ke depan dan menalikan sepatu saja rasanya sudah sulit dilakukan. Masalahnya terletak di tulang belakang, sendi, dan elemen-elemen penghubung ruas tulang belakang yang terhubung ke seluruh tubuh.

Ruas tulang belakang menyusun otot, tulang, syaraf pusat, dsb. Yang mengikat tulang belakang menjadi satu adalah cakram, jaringan ikat, tendon, ligamen, dsb. Saat seseorang berdiri, elemen- elemen tulang belakang akan menyatu untuk menerapkan tekanan. Anda bisa membayangkan tekanan ini seperti respon tali saat Anda menariknya. Perubahan yang terjadi membantu pergerakan tubuh sehingga ia juga turut menentukan cara tubuh merespon gerakan.

Punggung bagian bawah tersusun atas struktur berskala besar, meliputi tulang punggung dan sendi panggul. Sendi panggul terhubung ke tulang panggul dan tiap-tiap elemen bergabung dengan ruas tulang belakang pada tulang berbentuk segitiga di punggung bagian bawah di bagian akhir tulang belakang yang terhubung dengan tulang usus di kedua sisinya dan membentuk bagian dari tulang panggul (tulang kelangkang atau sacrum).

Tulang besar terhubung ke kaki yang memberikan kekuatan dan dukungan pada ruas tulang belakang vertikal. Kita punya tulang tebal yang dimulai dari sisi yang bertolak belakang dengan syaraf tulang belakang di dekat leher. Di sepanjang area ini, sendi-sendinya tebal dan tulang- tulangnya semakin mengecil dan menyusut. Syaraf tulang belakang adalah syaraf "tebal keputih- putihan" yang dikelilingi oleh jaringan dan terbentang dari dasar otak terus berlanjut ke ruas tulang belakang, memberikan asupan bagi syaraf tulang belakang yang melingkupi tubuh.

Kombinasi atas elemen-elemen ini membuat kita bisa bergerak dan memberikan kelenturan. Sebagai tambahan, organ-organ di dalam tubuh juga diatur oleh elemen-elemen ini.

Tulang belakang dijaga posisinya oleh sekelompok besar tulang di bagian bawah, dasar yang lebih kecil, dan arsitektur di bagian atas. Tekanan terjadi di area ini karena di bawahnya, otot-otot yang lebih besar bekerja dengan mengarahkan dan memicu gerakan. Inilah cara kaki bisa bergerak yang membuat tekanan besar pada tulang belakang. Kita juga punya lumbar cakram tulang belakang di punggung kita. Cakram ini terpengaruh oleh tekanan besar tadi karena tiap kali kita membungkuk dan duduk, kita memberikan tekanan lebih dari 250 kg ke area ini, tapi ia akan meregang beberapa "inci persegi" di sekitar cakram serta tiap hitungan di sepanjang area.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar