Rabu, 15 Desember 2010

Tips Cuci Mobil


Cuci Mobil

PDFPrintE-mail

Cuci Mobil Tidak Semudah Cuci Piring

Info Automotive-Hal paling mendasar dan paling mudah adalah mencuci mobil kita. Tetapi ternyata melalui pengamatan singkat beberapa waktu ini, banyak sekali dari kita yang belum tahu apa-apa yang harus diperhatikan ketika kita mencuci mobil. Banyak dari kita memandang enteng bahwa cuci mobil. Padahal, dengan cuci mobil yang salah merupakan pintu awal kerusakan mobil kita.

Minimnya pengetahuan tentang cuci mobil ini juga ternyata juga dimilki oleh para workshop cuci mobil baik itu pro atau amatir, pinggir jala sampai kelas yang lebih tinggi.dalam pencucuian jangka panjang tentunya ini akan memperparah keadaan mobil itu sendiri yang menjadi scratch, kusam dan rusak.

Secara umum cuci mobil dibagi dua bagian yaitu automatic car wash dan manual car wash. Masing-masing dari mereka ini mempunyai grade, kualitas, tujuan dan hasil yang berbeda.

Automatic Car Wash

Cepat Dan Praktis

Ini adalah satu cara cepat mencuci mobil. Tujuannya jelas cepat dan praktis. Metodanya adalah otomatisasi pekerjaan yang tadinya dikerjakan oleh tangan manusia seperti membasuh, emberi shampoo, menyikat, mengeringkan dan mengelap.

Sebuah terowongan berisi rel otomatis yang berfungsi menggerakan badan mobil. Elanjutnya mobil dibasahi terlebih dahulu dengan menggunakan semprotan air bertekanan yang dilanjutkan dengan proses shampoo dan penggosokan / penyikatan bodi secara automatic dengan menggunakan sikat otomatis. Setelah itu asuk pada pengeringan dan pengelapan.

Pertanyaannya adalah seberapa bersih sistem otomatis ini. Cuci otimatis ini memang mempunyai beberapa kelebihan sekaligus kekurangan. Kelebihannya adalah cepat dan berhasil membersihkan hingga 90% kotoran mobil. Tentu saja ini sangat cocok dengan kondisi kehidupan kota besar yang ingin serba cepat. Kekurangannya jelas dari sisi detail pekerjaan. Namun di beberapa tempat cuci otomatis, kekurangan ini sudah banyak ditutupi dengan meningkatkan detail pekerjaan, terutama bagian finishing. “Untuk pengeringan, selain menggunakan blower, kami juga menggunakan udara bertekanan tinggi untuk bisa mengeluarlan air di sudut yang sulit. Selain itu, kami juga menggunakan bahan wax untuk membuat mobil tampak lebih kilap sekaligus menolak air” demikian terang Roy, pentolan Rainbow Automatic car wash di bilangan Bintaro Jakarta Selatan

Isu yang berkembang di masyarakat tentang sistem otomatis ini adalah bahan sikat otomatis yang bisa merusak cat hingga scratch parah. Hal ini ditampik Roy. Menurutnya, bahan yang “seharusnya” digunakan adalah sintetik ringan mirip dengan bahan spons halus yang sangat ringan. Diakuinya “banyak” dari tempat pencucian otomatis menggunakan bahan mirip nylon yang kasar dan berbahaya sekaligus merusak. Jadi pintar-pintar memilih tempat cuci otomatis yang berkualitas.

Manual Car Wash

More Detail

Untuk metoda yang satu ini boleh dibilang merupakan teknologi tertua yang seumur dengan mobil itu sendiri. Memang harus diakui cuci manual lebih berefek bersih dan detail. Hingga saat ini memang belum ada teknologi yang bisa menyamai pekerjaan tangan manusia dalam urusan detail.

Beberapa keuntungan dari teknik manual ini adalah kita bisa dengan leluasa membersihkan bagian mana yang kita mau. Dibantu dengan high pressure washer, tentu akan semakin memaksimalkan pekerjaan cuci manual ini. Tetapi bukan berarti cara manual ini tidak menuai resiko sama sekali.

Pertama adalah kemungkinan high pressure washer merusak system anti karat mobil lantaran tekanan dan intensitas yang berlebihan. Dalam jangka panjang tertentu akan merusak lapisan anti karat ini. Kedua adalah lamanya waktu “tempel” antara shampoo dan permukaan cat. Seperti kita tahu, bahwa cuci manual relative lebih lama dalam proses shampoo karena menggunakan tangan. Memang betul “terkesan” lebih bersih dan detail. Namun ingat bahwa tidak semua shampoo bersahabat dengan cat mobil, dan tidak semua mempunyai PH balance yang pas untuk cat mobil kita. Ini masih diperparah dengan kemungkinan krikil atau benda keras lainnya yang masuk kedalam spons. Jadi, cari cara yang aman untuk mencuci mobil dan hindari sinar matahri secara langsung.

Kualitas air cuci mobil

Waspadai Kualitas Air

Jika air bisa bersahabat dengan mobil maka sebaliknya juga air bias menjadi musuh yang cukujp mematikan. Ita semua tidak pernah tahu kualitas air yang kita gunakan walaupun itu dari sumur kita atau dari PDAM.

Air sumur sangat rentan dengan kandungan logam tinggi (ferrite dll) yang biasanya diindikasikan dengan warna kekuning-kuningan. Belum lagi kalau kita berusan dengan tigkat PH air (derajat keasaman-RED). “PH air yang aman untuk mobil berkisar antara 6-9” demikian terang Roy dari Rainbow car wash. Selanjutnya adalah air PDAM yang “biasanya” banyak sekali mengandung unsur kaporit (pemutih) yang tentu saja tidak bersahabat dengan cat mobil.

Tidak hanya itu, kita juga harus mewaspadai air hujan. Hujan di kota-kota metropolitan banyak mengandung asam akibat dari proses polutan dan sebagainya. Jika menempel di cat mobil, air akan menguap dan kandungan asamnya yanag akan tertinggal. Dalam jangka panjang akan menyebabkan jamur dan luka yang dalam di permukaan cat dan tidak bias dihilangkan. Karena itu jika terkena hujan, bilas dengan air dan keringkan dengan lap.

Tips Mencuci Mobil

Ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan seputar kegiatan cuci mobil baik itu dilakukan sendiri atau berkaitan dnegan bengkel cuci mobil :

  1. Pilih tempat cuci mobil yang berkualitas. Ini bias dilihat dari kualitas pekerjaana yang berbanding dengan harga jasa yang ditawarkan.
  2. Kenali air yang akan digunakan baik itu di rumah atau di bengkel. Banyak sekali dari bengkel yang menggunakan air dengan kualitas tidak jelas. Sekedar info, cari bengkel yang sudah menggunakanjasa konsultan independent seperti Succofindo untuk menentukan kualitas air.
  3. Pilih shampoo mobil dengan PH balance yang baik. DILARANG KERAS menggunakan bahan penganti shampoo seperti sabun cuci piring, sabun colek, deterjen baju atau shampoo rambut karena memang tidak dirancang untuk mobil.
  4. Mulailah mencuci dari bagian atas mobil agar aliran air dari atas mengalir dengan sempurna dan membawa kotoran yangmungkin dari atas kebawah dan jangan sebaliknya apalagi tidak beraturan. Demikian juga ketika melakukan shampoo lakukan dari atas kebawah.
  5. usahakan sebisa mungkin mseceat mungkin membilas shampoo dengan air. Semaik cepat semakin baik.
  6. Jika menggunakan shampoo dengan tambahan bahan “wax” maka JANGAN gunakan lap chamois (sintetik dengan daya serap tinggi) karena dengan otomatis bahan wax akan terangkat oleh chamois. Gunakan bahan mikro fiber khusus yang akan mengeringkan tanpa mengangkat bahan wax.
  7. Pilih busa spon khusus untuk mobil dan bukan potongan busa kasur / bantal karena sifat dasar busanyna berbeda dan bias merusak cat. By:Asiatronik

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar