Senin, 15 November 2010

Kanker Prostat




Makanan yang Sehat agar Prostat Tetap Sehat..!

Posted by: Asiatronik kesehatan

KANKER prostat merupakan penyakit khas kaum pria, terutama yang berusia di atas 50 tahun.

Kemunculannya pada usia tersebut disebabkan oleh proses perkembangannya yang lama. Dari inisiasi hingga mengganas berlangsung dalam beberapa tahapan, dan bersifat latent. Waktunya bisa tahunan, bahkan puluhan tahun.

Faktor penyebab

SAMPAI saat ini, penyebab utama munculnya kanker prostat masih terus diselidiki para ahli. Dari banyak laporan penelitian, baru diketahui beberapa faktor.

Pertama, pola dan kebiasaan makan. Ada makanan yang dapat memicu dan ada yang dapat menghambat.

Dilaporkan, makanan yang potensial memicu munculnya kanker prostat adalah makanan berkadar lemak atau energi tinggi. Dari 14 penelitian case-control (melibatkan 3.000 penderita dan 4.600 pembanding) ada 11 penelitian, dan dari lima penelitian cohort (melibatkan sekitar 10.000 sampel) ada empat penelitian menunjukkan hubungan yang positif antara meningkatnya konsumsi lemak total, obese (BMI tinggi), dan kebanyakan makan pada waktu dewasa muda, dengan tingginya kejadian kanker prostat pada saat tua.

Faktor kedua, senyawa radikal bebas, terutama yang berasal dari pencemaran lingkungan tanah, air, udara, radiasi matahari, asap kendaraan, yang terus meningkat kualitasnya dan semakin sulit dihindari. Akibatnya, selain terjadi penuaan dini, ada sekitar 50 macam penyakit degeneratif, termasuk kanker prostat, diduga dimulai dan diperparah oleh radikal bebas tersebut.

Ketiga, faktor hormonal dan usia. Produksi hormon androgen tergantung pada usia. Hormon ini mengendalikan libido, sistem reproduksi pria dan irama kerja kelenjar prostat dalam memproduksi sekret (cairan) yang berperan dalam proses likuifaksi semen/sperma. Dilaporkan bahwa libido yang tidak terkendali dan suka seks bebas, berisiko tinggi terserang keganasan kanker prostat.

Satu hal lagi, bagi yang ada keturunan penderita kanker prostat, hendaknya ia mewaspadai faktor penyebab lainnya agar faktor risiko genetis semakin kecil.

Bawang putih

Makanan yang potensial dapat menghambat inisiasi dan perkembangan kanker prostat antara lain bawang putih. Selain dikenal sebagai bumbu, ekstrak bawang putih ternyata juga berkhasiat sebagai obat antikanker prostat.

Hasil penelitian Pinto et.al (1997) menunjukkan bahwa senyawa sulfur turunan allicin dalam bawang putih ternyata dapat mengganggu enzim ornithine dekarboksilase yang berperan dalam sintesa polyamine, laju pertumbuhan sel tumor dan keganasan kanker. Caranya: pertama, memacu pembentukan glutathion tereduksi yang menghambat kerja ornithine. Kedua, mengikat enzim tersebut (pada bagian thiol nucleophilic) sehingga fungsinya hilang. Dengan demikian pembentukan sel kanker prostat dapat dihambat.

Tomat

Makanan antikanker prostat lainnya adalah tomat. Warna khas merah tomat berasal dari senyawa karotenoid likopen yang ternyata berperan dalam menyehatkan organ prostat dan jantung. Karena likopen memiliki aktivitas antioksidan, berperan dalam pertumbuhan dan komunikasi interseluler sel-sel jaringan tubuh.

Dilaporkan bahwa kemampuan likopen sebagai antioksidan dalam mengikat singlet oksigen, meredam keganasan radikal bebas, dan menekan perkembangan sel kanker, termasuk sel kanker prostat, melebihi betakaroten. Likopen juga berperan menyehatkan jantung.

Likopen yang paling baik daya serapnya dalam tubuh adalah dari makanan hasil olahan tomat. Untuk mengoptimalkan manfaat likopen bagi kesehatan prostat dan jantung tambahkan tomat pada diet Anda setiap hari dalam bentuk pasta, saus, atau sambal tomat.

Semangka

Semangka bukan sumber air belaka, tetapi juga mengandung likopen (4100 ug/100g) terutama pada bagian merahnya. Selain itu bagian putihnya mengandung senyawa yang berperan menyehatkan ginjal, seperti mencegah dan menghancurkan batu ginjal. Kalau ada gejala sakit ginjal banyaklah makan bagian putih daging semangka.

Jadi, kalau makan buah semangka jangan bagian merahnya saja, tetapi bagian putihnya juga sehingga organ prostat dan ginjal selalu sehat.

Jambu biji dan jeruk bali

Jambu biji (warna merah-pink) selain sebagai sumber kalium, vitamin C, serat, dan vitamin A juga mengandung likopen (5200 ug/100g) sehingga baik untuk kesehatan prostat. Secara tradisional makan jambu biji juga disarankan bagi penderita diare dan demam berdarah.

Jeruk bali (gravefruit) merupakan sumber kalium, vitamin A (440 IU), bioflavonoid, dan likopen (350 ug/100g). Jadi jeruk bali termasuk makanan antikanker yang sekaligus menyehatkan prostat.

Preventif

Satu hal yang perlu diingat bahwa berbagai makanan antikanker prostat tersebut bukan untuk pengobatan. Kalau Anda menderita penyakit tersebut maka berobat ke dokter ahli adalah hal utama yang harus Anda lakukan. Sedangkan aspek makanan antikanker prostat sifatnya hanya preventif, mengurangi kemungkinan inisiasi dan perkembangan penyakit tersebut.

Untuk mengoptimalkan manfaat kesehatan dan mencegah munculnya kanker prostat maka konsumsi makanan antikanker prostat tersebut harus disertai upaya dari aspek lainnya, seperti menghindari berbagai faktor yang diduga dapat memicu munculnya, seperti dijelaskan terdahulu.

Sementara itu, upaya dari aspek gizi, membatasi konsumsi lemak dan gula, memperbanyak konsumsi sayuran berwarna dan buah-buahan segar, ikan dan sea food, kedelai dan produk olahannya. Melaksanakan gaya hidup sehat, olahraga yang cukup, tidak merokok, tidak minum alkohol dan obat-obat tripping atau psikotropika lainnya.


ns: M. Harli Sarjana Gizi , Alumnus IPB

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar