Minggu, 17 Januari 2010

Merubah Ide ke dalam Bisnis



Bagaimana Merubah Ide ke dalam Bisnis Anda?

by:Asiatronik
Kategori: Sumber Daya Manusia, Kepemimpinan

Dibalik setiap kesuksesan Anda akan menemukan setidaknya satu ide besar. Bagi kebanyakan orang, definis bisnis yang sukses adalah yang menguntungkan, dan bisnis yang menguntungkan dibangun atas ide-ide yang ditelaah dengan baik.

Berikut beberapa langkah dimana Anda bisa melakukan riset terhadap ide Anda dan merubahnya menjadi bisnis yang menguntungkan:

1. Membuat daftar alasan mengapa Anda ingin menjalankan bisnis ini. Lihat dengan seksama. Apakah memulai bisnis Anda sendiri membantu Anda merealisasikan semua ini? E-book yang baik bisa membantu Anda mendasari motivasi dan hasrat Anda, dan menghasilkan keuntungan dari bisnis Anda.

2. Membuat daftar kegiatan yang bisa Anda kerjakan. Sukses bisa jadi sulit dipahami jika Anda tidak serius dengan bisnis Anda. Apa minat dan hobi Anda? Bidang apa yang Anda kuasai? Apa yang dikatakan orang lain mengenai kelebihan Anda? Daftar ini mewakili model bisnis yang luas yang akan mempermudah Anda. Tentukan item mana yang ada dalam daftar yang ingin Anda kembangkan dalam bisnis.

3. Fokus mengisi ceruk. Ini adalah keahlian Anda, dilakukan secara unik diterapkan dalam bisnis Anda, yang menciptakan ceruk pasar Anda. Melalui tahapan riset ide Anda, amati bagaimana bisnis Anda bisa mengisi ceruk.

4. Bertukar pendapat dengan teman atau keluarga yang memiliki atau bekerja di bisnis yang serupa. Minta input terkait ide Anda. Apa yang perlu ditingkatkan? Mengapa harus ditingkatkan dan bagaimana? Berdiskusi dengan pengusaha yang ada di kota Anda – sehingga Anda tidak dianggap sebagai pesaing – dan dapatkan masukan dari mereka. Mereka mungkin punya pandangan yang tidak Anda pikirkan sebelumnya.

5. Berpartisipasi dalam forum diskusi. Ini adalah cara yang tepat untuk mendekati nadi calon pelanggan. Anda bisa melihat tren, mendapatkan feedback, dan membuat hubungan kerja dengan orang-orang yang berpikiran seperti Anda.

6. Evaluasi permintaan produk atau jasa Anda. Anda harus memahami langkah dan arah industri Anda. Pemahaman ini akan mengingatkan Anda akan kekurangan ide Anda dan membantu Anda untuk menyalurkan energi dengan benar. Juga membantu Anda untuk mendekati bisnis dengan inovasi dan visi.

7. Melakukan riset bisnis di daerah sekitar Anda untuk mengukur kompetisi. Mencari beberapa cara dimana Anda bisa mendapatkan keuntungan bisnis dari pesaing Anda. Tanyakan pada diri Anda bagaimana bisnis Anda bisa lebih baik dan berbeda.

8. Mengunjungi pesaing Anda secara online. Untuk mempercepat riset Anda, gunakan kemampuan pencarian ganda Dogpile. Dogpile menyusun engine teratas untuk pencarian istilah Anda dan memberikan masing-masing 10 listing, http://www.dogpile.com

9. Menentukan operasional bisnis Anda. Berikut beberapa pertanyaan kunci yang harus Anda jawab:

  • Ketrampilan dan pengalaman apa yang Anda bawa dalam bisnis?
  • Apa saja biaya tetap dan pengeluaran Anda?
  • Butuh berapa lama untuk menghasilkan profit?
  • Dasar hukum apa saja yang harus Anda penuhi?
  • Jika Anda membutuhkan bantuan finansial, dimana Anda akan mendapatkannya?
  • Apakah Anda membutuhkan asuransi tertentu untuk bisnis Anda?
  • Struktur legal apa yang ada dalam bisnis?

10. Dengan informasi yang terkumpul dari langkah-langkah diatas, sekarang Anda memiliki alat untuk membuat rencana bisnis dan marketing yang komprehensif.

Pada tahap permulaan, pengusaha kecil memiliki hasrat yang membara untuk sukses, memiliki sikap “pantang menyerah”, dan mampu menarik dan menerapkan sumber yang dibutuhkan. Yang harus Anda lakukan adalah menggabungkan riset dan perencanaan dan Anda menuju kesuksesan bisnis.

Asiatronik
Sumber: www.smallbusinessbrief.com


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar